Pelantikan Pejabat Eselon IV Dan V Lingkup BRSDM KP : Riset dan SDM harus dapat memposisikan diri pada barisan terdepan dalam menjawab permasalahan kelautan dan perikanan.

on . Posted in Warta Pelatihan Kelautan dan Perikanan

IMG 1534-minBANYUWANGI (26/8) - Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan telah resmi melantik para Pejabat Pengawas Setara Eselon IV serta Pejabat Pelaksana Setara Eselon V lingkup BRSDM, Sabtu (26/8), di Auditorium Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Banyuwangi.

Pelantikan dilakukan oleh Sekretaris BRSDM Maman Hermawan,. Turut menjadi saksi pada penandatanganan berita acara serta terima jabatan pada pelantikan tersebut adalah Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BPPP) Banyuwangi, Achmad Subijakto serta Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar Riset Budidaya Laut dan Penyuluhan Perikanan, Jhon Harianto Hutapea.

Adapun para pejabat yang dilantik sebagai berikut :

pejabat

DSCF6926-minPejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya dilingkungan BRSDM KP adalah aparatur pilihan dan merupakan hasil dari proses penilai kompetensi dan penilaian kinerja dari atasannya. Dalam sambutannya sekretaris BRSDMKP, Maman Hermawan menekankan kembali bahwa sumpah, janji jabatan merupakan satu kesanggupan untuk mentaati keharusan dan untuk tidak melakukan  larangan yang ditentukan serta diikrarkan dihadapan atasan yang berwenang menurut agama dan kepercayaan terhadap Tuhan YME, dengan demikian pada hakikatnya sumpah tersebut bukan saja merupakan kesanggupan terhadap atasan masing-masing tetapi juga kesanggupan dan janji terhadap Tuhan YME.

Selain itu disampaikan juga bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan menetapkan visi untuk mewujudkan sektor kelautan dan perikanan Indonesia yang mandiri, maju, kuat dan berbasis kepentingan nasional. Visi itu disokong tiga pilar KKP yaitu kedaulatan, keberlanjutan dan kesejahteraan. Namun untuk mewujudkan tiga pilar tersebut dihadapkan dengan sejumlah tantangan, mulai dari permasalahan pencurian oleh kapal asing, gelaja overfishing, penggunaan alat tangkap yang tidak ramah lingkungan dan yang terpenting adalah tingkat kesejahteraan yang masih rendah.

Oleh karena itu, hal tersebut menjadi tantangan bagi kita, setelah bergabungan Riset dan SDM, maka harus mampu memposisikan diri sebagai barisan terdepan untuk menjadi kunci jawaban permasalahan tersebut dan hal ini menjadi agenda besar bergabungnya tugas dan fungsi Riset dan SDM dalam satu organisasi Badan Riset dan Sumberdaya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDMKP) ujar Maman.[Firm/red]

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker