SET BOTTOM LONG LINE (RAWAI DASAR)

Ditulis oleh Gusti Kade Adiatmika on . Posted in Artikel Kelautan dan Perikanan

 

Oleh : Gusti Kade Adiatmika (KKM KM.MARLIN Balai Diklat Perikanan Banyuwangi)


Abstrack Rawai capture tool in the classification of the classic fishing rod. Within the meaning of long line (long line) is a series of main ropes (main line) long, some times reaching tens of kilometers. At some distance there is a rope branch (branch line) are smaller in size and shorter, with branches at each end of the rope to the hook are fitted with bait.

foto imgSatu alat yang sederhana, murah dan mudah dioperasikan serta efektif untuk menangkap ikan dasar termasuk ikan cucut di perairan pantai maupun laut dalam. Alat penangkapan Rawai dalam klasifikasinya termasuk dalam golongan pancing. Menurut pengertian rawai (longline) adalah merupakan sederetan tali utama (main line) yang panjang, kadang-kadang mencapai puluhan kilometer. Pada jarak tertentu terdapat tali cabang (branch line) yang ukurannya lebih kecil dan lebih pendek, dimana pada setiap ujung tali cabang itu terdapat mata pancing yang dapat dipasangi umpan. Alat penangkapan ikan ini disebut Rawai karena bentuk alat sewaktu dioperasikan adalah rawai-rawai (rawe=bahasa jawa) yang berarti sesuatu yang ujungnya bergerak bebas. Rawai disebut juga Long line yang secara harfiah dapat diartikan dengan tali panjang. Karena alat penangkapan tersebut konstruksinya berbentuk rangkaian tali-temali yang disambung-sambung, hingga merupakan tali yang panjang dengan ratusan tali cabang. Jadi rawai merupakan salah satu alat penangkapan ikan yang terdiri atas rangkaian tali-temali yang bercabang-cabang dan pada setiap ujung cabangnya diikatkan sebuah pancing.

Secara teknis operasional rawai sebenarnya termasuk jenis perangkap, karena dalam operasionalnya tiap-tiap pancing diberi umpan yang tujuannya untuk menangkap ikan agar ikan-ikan mau memakan umpan tersebut sehingga terikat oleh pancing. Akan tetapi, secara material rawai diklasifikasikan termasuk dalam golongan penangkapan ikan dengan tali line fishing karena bahan utama untuk rawai ini terdiri dari tali-temali. Prinsip pengoperasian rawai dasar tetap tidak berbeda jauh dengan pancing lainnya, yaitu dengan mengaitkan umpan pada mata pancing yang terikat pada tali-tali cabang, kemudian tali cabang yang terikat pada tali utama dilepas di perairan. Apabila di perkirakan umpan telah dimakan ikan, maka dilakukan penarikan alat tersebut. Operasi penangkapan dilakukan pada sore hari dan dini hari (menjelang pagi), hal ini disesuaikan dengan waktu makan dari ikan, yaitu menjelang matahari terbenam dan matahari terbit. Ada tidaknya umpan akan berpengaruh terhadap jumlah hasil tangkapan. Cara pengoperasian alat tangkap ini dengan mengaitkan umpan pada mata kail lalu dilepaskan di perairan yang menjadi daerah penangkapan. Waktu pelepasan alat ini dimulai pukul 02.00–04.00 dan penarikan alat dimulai 05.30–08.30.Selain sore hari ataupun dini hari waktu penangkapanpun bisa dengan memperhitungkan arus pasang surut yaitu dengan melakukan pengoperasian pada saat air surut seperdua biasanya pada jam 07.00–08.00 (disesuaikan dengan umur bulan di langit) dan dilakukan penarikan saat air akan mulai pasang biasanya pada jam 09.00–10.00.

Artikel selanjutnya dapat diunduh di Download this file (Rawai Dasar (kirim ke Balai).pdf)Artikel Rawai Dasar

 

Lock full review www.8betting.co.uk 888 Bookmaker